Perbedaan Antara FLAC dan MP3

Perbedaan Antara FLAC (Free Lossless Audio Codec) dan MP3 (Motion Picture Experts Group Audio Layer 3), format pada Musik ataupun Lagu.

Jaman semakin maju semakin banyak pula orang yang mendengarkan lagu sebagai salah satu hiburan, baik sedang melakukan aktivitas atau sedang bersantai-santai lewat berbagai aplikasi streaming maupun player offline. Namun bicara soal format dan jenis-jenis lagu, sudah tahu kah anda soal format musik Seperti AAC, MP3, Ogg Vorbis, WAV, WMA dan FLAC? Atau anda sudah mengetahui berbagai format musik, namun belum tahu apa perbedaannya?

Kauruka kali ini akan membahas perbedaan antara 2 format musik yang sedang populer akhir - akhir ini. Mungkin kebanyakan dari kita tidak terlalu memperhatikan format dari lagu yang didengar. Apalagi sekarang yang tahunya cuman format MP3 saja, karena format tersebut begitu populer dan dikenal banyak orang.

Apa itu FLAC?

Free Lossless Audio Codec, umumnya dikenal sebagai FLAC, adalah format audio dengan tingkat kompresi sekitar 55% dari ukuran audio asli yang tidak terkompresi. Bahkan dengan jumlah kompresi yang cukup, format audio ini terdengar hampir identik dengan versi aslinya. Sayangnya, itu juga meningkatkan ukuran file, tetapi tidak sebanyak ukuran aslinya.

Apa itu MP3?

Motion Picture Experts Group Audio Layer 3 atau MPEG Audio Layer 3, lebih dikenal sebagai MP3, adalah format audio dengan tingkat kompresi sekitar 95% dari ukuran audio asli yang tidak terkompresi. Tingkat kompresinya cukup tinggi namun tetaplah bersifat lossy sehingga ukuran berkas bisa memungkinkan menjadi lebih kecil, tetapi kualitas suaranya benar-benar terjaga. Entah bagaimana mungkin, tapi itulah mengapa MP3 begitu populer di seluruh dunia.

Apa perbedaan antara FLAC dan MP3?

FLAC singkatan dari Free Lossless Audio Codec, sedangkan MP3 kepanjangan dari Motion Picture Experts Group Audio Layer 3. Data hasil kompresi yang dihasilkan oleh audio bertipe FLAC hampir sama dengan kualitas suara aslinya. FLAC tidak pecah seperti format MP3. Dibandingkan dengan MP3, format FLAC lebih memakan banyak ruang disk yang mungkin bisa tiga kali dari ukuran berformat MP3 namun ada juga yang bisa lebih tergantung dari tinggi bitrate dari format FLAC tersebut sedangkan MP3 hanya memiliki bitrate maksimal di angka 320kbps.

Kesimpulan

Jika anda penikmat musik yang cukup peka terhadap detail lagu, Flac lebih di rekomendasikan karena memiliki kualitas yang lebih baik daripada MP3 namun anda harus berkorban dengan storage/penyimpanan yang cukup jauh daripada ukuran MP3. Jika anda penikmat musik yang hanya ingin mendengarkan tanpa memperhatikan detail, MP3 adalah solusi terbaik. MP3 masih nyaman di dengar dan ramah storage/penyimpanan juga.

Perlu di ingat, jika anda mencari kualitas terbaik, cara paling mudah yang di lakukan yaitu dengan melihat bitrate dari musik maupun lagu tersebut. Semakin tinggi bitratenya maka semakin bagus, namun Size juga pasti akan bertambah juga. Walaupun masih banyak faktor yang menenutkan kualitas musik, namun cara di atas adalah cara yang paling mudah untuk menentukannya.

Masih banyak format audio lain yang mungkin menyimpan suatu detail musik yang bagus, namun saya akan membahasnya di lain waktu. Sekian dan terimakasih atas kunjungannya di situs ini.

Posting Komentar